
GoBlog. Apakah kamu
termasuk orang yang suka ngorok dan termasuk juga orang yang jarang
membersihkan cairan ingus kamu, mungkin setelah baca info ini untuk ngurangi hobi
ngorok kamu, kamu keknya harus bersihkan ingus kamu dulu sebelum tidur nih,ini bukan kata ane tapi kata dokter Arie
juga..hemmm....!! seperti apa kata
dr.Arie, baiklah Netizen, langsung aja Piku=Piku kasi infonya buat kamu, check
this..!!
Ngorok terjadi karena ada penyumbatan jalan napas, sehingga cara
menguranginya adalah dengan menghilangkan sumbatan tersebut. Bagi yang sedang
pilek, membiasakan diri buang ingus sebelum tidur akan membuat jalan napas
menjadi lancar.
"Kalau pilek itu biasanya akan mendengkur karena tersumbat jalan
napasnya. Tapi sifatnya sementara," kata Dr Arie Cahyono, SpTHT dari RS
Premier Bintaro dalam media gathering dalam rangka pengenalan layanan baru seperti
dilansir Sleep Clinic.
Menurut Dr Arie, sumbatan jalan napas saat batuk pilek mudah diatasi dengan obat-obat batuk yang sifatnya melapangkan jalan napas. Selain itu jika ingus atau lendir pernapasannya sedang banyak, maka harus dikeluarkan supaya tidak menyebabkan ngorok.
Ngorok yang terjadi saat pilek biasanya hilang jika ingusnya dikeluarkan, sehingga harus dibiasakan buang ingus saat mau tidur. Dan karena hanya bersifat sementara, ngorok seperti ini tidak berbahaya sebab keluhannya akan hilang setelah pileknya sembuh.
Faktor lain yang bisa menyebabkan ngorok adalah rasa lelah yang berlebihan. Ngorok karena lelah misalnya setelah olahraga juga bersifat temporer atau tidak permanen, sehingga akan hilang begitu rasa lelahnya mereda dan tubuhnya kembali bugar.
Pemilihan bantal yang tepat kadang-kadang bisa membantu mengurangi dengkuran, tetapi pengaruhnya tidak selalu signifikan. Tidak selalu harus memakai bantal khusus yang harganya mahal, yang penting bisa menyangga posisi kepala sedikit lebih tinggi dari badan.
Untuk yang ngoroknya sudah permanen tetapi belum terlalu parah, posisi tidur juga bisa mempengaruhi. Tidur dengan posisi telentang paling rentan memicu dengkuran karena gaya gravitasi akan membuat lidah tertekuk ke bawah menutupi jalan napas.
Menurut Dr Arie, sumbatan jalan napas saat batuk pilek mudah diatasi dengan obat-obat batuk yang sifatnya melapangkan jalan napas. Selain itu jika ingus atau lendir pernapasannya sedang banyak, maka harus dikeluarkan supaya tidak menyebabkan ngorok.
Ngorok yang terjadi saat pilek biasanya hilang jika ingusnya dikeluarkan, sehingga harus dibiasakan buang ingus saat mau tidur. Dan karena hanya bersifat sementara, ngorok seperti ini tidak berbahaya sebab keluhannya akan hilang setelah pileknya sembuh.
Faktor lain yang bisa menyebabkan ngorok adalah rasa lelah yang berlebihan. Ngorok karena lelah misalnya setelah olahraga juga bersifat temporer atau tidak permanen, sehingga akan hilang begitu rasa lelahnya mereda dan tubuhnya kembali bugar.
Pemilihan bantal yang tepat kadang-kadang bisa membantu mengurangi dengkuran, tetapi pengaruhnya tidak selalu signifikan. Tidak selalu harus memakai bantal khusus yang harganya mahal, yang penting bisa menyangga posisi kepala sedikit lebih tinggi dari badan.
Untuk yang ngoroknya sudah permanen tetapi belum terlalu parah, posisi tidur juga bisa mempengaruhi. Tidur dengan posisi telentang paling rentan memicu dengkuran karena gaya gravitasi akan membuat lidah tertekuk ke bawah menutupi jalan napas.
http://meonggoblog.blogspot.com/ Blognya Meonggg dan Kecebonggg
No comments:
Post a Comment