Pages

Pages - Menu

6.02.2012

3 Orang Ini Mengalami Kebotakan akibat Stress


GoBlog.hati hati buat kamu yang mengalami sering stress tingkat dewa, alias stress berkepanjangan atau depresi berkepanjangan. Mending jauh2 lah dari stress, soalnya ada beberapa kasus seseorang yang mngalami kondisi stress berat akan mengalami kebotakan.. dan bukan hanya itu Netizen, efek lain juga bisa, dari psikologis kayak misalnya bisa buat kamu jadi gak PeDe dan minder.. Berikut ini beberapa orang yang mengalami kebotakan akibat stres, seperti dikutip dari The Sun, Sabtu (2/6/2012) yaitu:


1. Joanna Wojick
 
Ia memiliki stres yang berhubungan dengan alopecia. Awalnya ia mengalami masalah dengan pasangan dan tidak mendapatkan pekerjaan sehingga membuatnya mengalami stres yang cukup intens. Ia pun berubah menjadi orang yang tertekan, tidak bahagia dan mengalami kerontokan rambut.

dan ini adalah kondisi dimana dia mengalami kebotakan. 
Saat menyentuh atau menggelengkan kepala, keramas hingga menemukan rambut yang menempel di bantalnya. Kondisi bertambah parah saat ia mengalami kebotakan di salah satu sisi kepala yang cukup menakutkan.

"Saya tidak ingin pergi keluar atau ketemu teman karena malu dan kesal dengan botak ini. Saya tidak tahu kalau stres bisa membuat rambut rontok, tapi ini benar-benar terjadi dan menurunkan kepercayaan diri saya," ungkapnya.

Ia pun diberitahu bahwa rambutnya tidak bisa tumbuh kembali, hingga akhirnya ia melakukan perawatan rambut buatan. Rambut ini ditenun ke kepala sehingga terlihat alami.


2. Adrian
 
Adrian Goulden (53 tahun) ia mulai mengalami stres saat bisnisnya gagal, terancam bangkrut dan kehilangan rumah akibat adanya resesi. Setelah bisnisnya gagal ia mulai menemukan gumpalan rambut di bantal serta saluran kamar mandi yang tersumbat akibat rambut.

"Saya menyadari itu bukan kerontokan rambut normal karena terjadi begitu tiba-tiba dan drastis karena sangat terlihat. Saya merasa malu dan berpikir kondisi ini juga bisa mempengaruhi gairah seks saya," ungkapnya.

Rambutnya pun perlahan menipis terutama di sekitar dahi, dan laki-laki umumnya tidak suka mengakui bahwa kehilangan rambut akan mengancam maskulinitasnya. Ia pun sempat mengonsumsi obat anti depresi untuk mengatasi masalah ini.

3. Kerrie
 
Kerrie Boardman (30 tahun) mengalami kerontokan rambut saat usia 20an tahun setelah merasa stres akibat kematian ibunya yang mendadak. Hal ini karena sejak usia 18 tahun ia tinggal dengan ibunya setelah kedua orangtuanya memutuskan berpisah.

Kematian sang ibu membuatnya cemas dan stres, kondisi ini mempengaruhi secara fisik dan juga mengembangkan kondisi kulit psioriasis yang membuatnya kehilangan kepercayaan diri. 

Lalu sekitar 3 tahun lalu ia mulai melihat rambut yang menipis dan dokter mengatakan hal ini terkait dengan stres serta tidak ada yang bisa dilakukannya. Ia pun direkomendasikan suplemen untuk memperkuat folikel rambut dengan nutrisi. Perlahan rambutnya mulai menebal dan kecemasannya berkurang.
Ini adalah kondisi dimana rambut Broardman mulai tibul kebotakan.

dan ini adalah fotonya bersama suami tercinta yang pada saat itu belum menunjukan adanya kebotakan.


http://meonggoblog.blogspot.com/ Blognya Meonggg dan Kecebonggg

No comments:

Post a Comment